Home > Berita & Event > AI Goes To School Batch Tiga dari Mafindo Salatiga untuk Pengajar.
AI Goes To School Batch Tiga dari Mafindo Salatiga untuk Pengajar.
Admin - Desember 13, 2025

Masyarakat Antifitnah Indonesia (Mafindo) Wilayah Salatiga bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Kota Salatiga kembali menyelenggarakan kegiatan Program "AI Goes to School" batch 3, pada hari Sabtu, 13 Desember 2025. 

Acara yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting ini dibuka oleh Kabid Pendidik dan Tenaga Kependidikan Dinas Pendidikan Kota Salatiga, Hariyati, S.Pd., M.Pd, dan dihadiri oleh Koordinator Wilayah Mafindo Salatiga, Budhi Widi Astuti, beserta PIC kegiatan Andika Renda Pribadi dengan jumlah peserta 130 orang dari kalangan guru PAUD dan SD se-Kota Salatiga. Para peserta menerima materi dan pendampingan dari trainer yaitu Agus Triyono dan Yulius Rio Pujianto serta asisten trainer Wilsa Widi Astuti, Vandiani Lidia, Ester Krisnawati, Elnando A. Wongkar dan Yati Kurniawati.

Koordinator Wilayah Mafindo Salatiga, Budhi Widi Astuti, menjelaskan bahwa kegiatan ini adalah pelaksanaan yang ketiga setelah berhasil terlaksana di batch pertama di bulan Juli dan batch kedua di bulan September lalu yang bertujuan memberikan literasi digital seputar penggunaan AI untuk menunjang tugas sehari-hari para guru PAUD dan SD sebagai pendidik di Kota Salatiga.

Dalam sambutannya, Kabid Pendidik dan Tenaga Kependidikan Dinas Pendidikan Kota Salatiga,  Hariyati, S.Pd., M.Pd. menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Program "AI Goes to School" yang bertema "Peningkatan Pembelajaran dengan Menggunakan Teknologi AI". 

Acara "AI Goes to School" diharapkan dapat menjadi wadah bagi para pendidik dan peserta didik untuk semakin akrab dengan pemanfaatan kecerdasan buatan dalam proses belajar mengajar, sehingga dapat menciptakan lingkungan pembelajaran yang lebih inovatif, interaktif, dan relevan dengan tuntutan zaman. 

Dalam kegiatan ini, peserta diajak aktif untuk mempraktekkan secara langsung beberapa tools AI seperti Movieflow AI, Google AI Studio, Canva AI, dan Suno AI dengan prompt yang tepat supaya menghasilkan sesuatu yang menarik untuk mengajar di sekolah masing-masing. 

Dian Widi Yussanti, Kepala Sekolah KB/TK Bethany sebagai salah satu peserta, sangat antusias dan menyampaikan rasa bahagianya, karena setelah dibekali ilmu hari ini, tidak ragu-ragu lagi untuk menggunakan AI dan mengedukasi para guru di sekolahnya agar lebih percaya diri dan kreatif dalam menggunakan AI. Peserta juga dibekali dengan pentingnya menerapkan etika dalam penggunaan AI di bidang pendidikan. (Popo)