Prestasi mahasiswa Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) kembali menuai apresiasi nasional. Keberhasilan tim mahasiswa UKSW meraih TOP 10 TEKNOFEST 2025 Category Agriculture Technology di Istanbul, Turki, mencuri perhatian Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming, saat berkunjung ke kampus UKSW Salatiga, Senin (26/01/2026).
Di sela talkshow bertema “Arah Baru Pembangunan Nasional”, Wapres Gibran Rakabuming secara khusus menggali inovasi yang dikembangkan mahasiswa UKSW, mulai dari konsep teknologi yang diusung, negara-negara pesaing dalam kompetisi internasional, hingga komposisi tim pengembang.
Wapres Gibran Rakabuming memberikan apresiasi atas konsistensi UKSW dalam mengirim mahasiswa untuk bersaing di tingkat global. Menurutnya, inovasi teknologi di sektor pertanian dan teknologi seperti Artificial intelligence (AI), menjadi kunci dalam mendukung program swasembada pangan nasional.
“Ini patut di apresiasi, UKSW konsisten kirimkan mahasiswanya ikut kompetisi di luar, dan kita tidak kalah. Ini cara agar Indonesia tidak hanya menjadi pasar, kita harus adaptif, inovatif, dan menghasilkan inovasi yang berdampak nyata, khususnya bagi sektor pertanian. Pemerintah akan terus memonitor dan mendukung anak-anak muda berprestasi seperti ini,” ujar Wapres Gibran Rakabuming.
Amadeo Wisesa dari Fakultas Teknik Elektronika dan Komputer dan Charlotte Putri Bandono dari Fakultas Pertanian dan Bisnis, menjelaskan bahwa timnya berfokus pada riset Internet of Things (IoT) dan AI. Dalam kompetisi TEKNOFEST 2025, mereka mengembangkan sistem kultur jaringan tanaman berbasis AI yang mampu memantau pertumbuhan tanaman secara otomatis melalui analisis suhu, cahaya, dan variabel lingkungan lainnya.
Inovasi tersebut dikembangkan melalui kolaborasi riset lintas fakultas sebagai upaya menghadirkan teknologi pertanian yang berdampak nyata. Capaian ini semakin mengukuhkan peran UKSW sebagai kampus yang mendorong mahasiswa berinovasi dan berprestasi di tingkat internasional, sekaligus berkontribusi pada pembangunan nasional berbasis teknologi.
Selepas mengisi talkshow, Wapres Gibran Rakabuming didampingi Rektor UKSW berkesempatan mengunjungi stan inovasi dari fakultas dan pusat studi di UKSW.
Apresiasi dari Wapres Gibran Rakabuming menyuntik semangat UKSW untuk terus memberikan kontribusi nyata untuk menyelesaikan permasalahan bangsa. Hal ini menunjukkan komitem UKSW memberikan kontribusi nyata UKSW dalam mencapai SDGs ke-4 yaitu pendidikan berkualitas serta menjadi wujud nyata dukungan UKSW terhadap program Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Diktisaintek) Berdampak yang selaras dengan Asta Cita 4 yaitu memperkuat pembangunan SDM, sains, teknologi, dan pendidikan.
Sebagai Perguruan Tinggi Swasta (PTS) terakreditasi Unggul, UKSW telah berdiri sejak 1956 dengan 15 fakultas dan 64 program studi di jenjang D3 hingga S3, dengan 37 Prodi Unggul dan A. Terletak di Salatiga, UKSW dikenal dengan julukan Kampus Indonesia Mini, mencerminkan keragaman mahasiswanya yang berasal dari berbagai daerah. Selain itu, UKSW juga dikenal sebagai "Creative Minority" yang berperan sebagai agen perubahan dan inspirasi bagi masyarakat.