LIVE
Portal Berita & Informasi Terkini  •  Selamat Datang di ELISA News  •  Temukan Berita dan Agenda Terbaru  • 
Paskah UKSW 2026: Rektor Tegaskan Jati Diri Kampus Milik Kristus
Berita 18 April 2026

Paskah UKSW 2026: Rektor Tegaskan Jati Diri Kampus Milik Kristus

Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) menggelar Ibadah Paskah 2026 di Balairung Universitas, Jumat (10/04/2026) sore. Mengangkat tema “Kristus Bangkit Membarui Kemanusiaan Kita” yang diambil dari 2 Korintus 5:17, ibadah ini menjadi momen refleksi bagi civitas academica untuk meneguhkan kembali nilai iman, pelayanan, dan kemanusiaan sebagai identitas kampus.

Rangkaian ibadah diawali dengan prosesi Jalan Salib yang berlangsung khidmat. Prosesi dimulai dari Gedung Fakultas Teologi UKSW, dilanjutkan melewati Bukit Salib, dan berakhir di Balairung UKSW. Dalam perjalanan tersebut, seluruh peserta mengiringi prosesi dengan penuh penghayatan, termasuk pimpinan universitas, pengkhotbah, serta civitas academica.

Prosesi Jalan Salib semakin bermakna ketika adegan penyaliban Tuhan Yesus diperagakan di Bukit Salib. Selain drama prosesi penyaliban Tuhan Yesus, peserta juga turut menyanyikan lagu-lagu rohani bersama-sama yang menciptakan suasana perenungan yang mendalam sebelum Ibadah Paskah dimulai.

Dalam sambutannya, Rektor UKSW Profesor Intiyas Utami menegaskan bahwa tema Paskah tahun ini selaras dengan jati diri UKSW sebagai kampus yang mengemban misi Kristus di Nusantara. Menurutnya, UKSW hadir untuk melayani masyarakat melalui seluruh sumber daya yang dimiliki dengan karakter yang berpusat pada Kristus.

“Jika akar kampus kuat dan berpusat pada Tuhan, pertumbuhan serta perkembangannya akan mencerminkan nilai-nilai tersebut,” tegasnya.

Rektor Intiyas juga mengajak seluruh civitas academica membawa nilai kemanusiaan dalam setiap tugas dan pelayanan. Ia menekankan bahwa kebangkitan Kristus menjadi pengharapan nyata bagi UKSW untuk terus berkontribusi bagi bangsa dan dunia. Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan apresiasi kepada Campus Ministry, serta mengucapkan terima kasih kepada Pendeta Dr. Ferry Nahusona, M.Si., selaku Kepala Campus Ministry beserta seluruh tim pelayan, staf, dan mahasiswa atas dedikasi pelayanan yang telah diberikan.

Pemberitaan Firman Tuhan disampaikan oleh Bishop Si Bagus Herman Suryadi, M.Th., dari Gereja Kristen Protestan Bali (GKPB). Ia menguraikan tema Paskah Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) sebagai respons terhadap krisis kemanusiaan global dan nasional. Bishop menegaskan bahwa kebangkitan Kristus adalah kekuatan transformatif yang mengubah manusia lama menjadi ciptaan baru yang hidup dalam kasih, kebenaran, integritas, serta rekonsiliasi.

Bishop juga menyoroti berbagai bentuk dehumanisasi seperti kekerasan dalam rumah tangga, konflik global, polarisasi sosial, disinformasi media sosial, hingga ketidakadilan ekonomi yang mencederai martabat manusia. Ia mengajak civitas academica memulai pembaruan dari keluarga sebagai ecclesia domestica, dengan membangun empati, melawan korupsi, serta menghargai kemajemukan Indonesia demi terwujudnya kemanusiaan yang solider dan inklusif.

Ibadah Paskah ini turut dihadiri civitas academica, termasuk Rektor UKSW Profesor Intiyas Utami serta Rektor ke-3 UKSW Dr. (HC) Willi Toisuta, Ph.D. Para peserta juga menerima Alkitab Perjanjian Baru dari Lembaga Gideon. 

Suasana ibadah semakin semarak dengan penampilan Voice of SWCU, Paduan Suara SD Kristen Satya Wacana, serta Trio Mollucas. Masih dalam rangkaian peringatan Paskah, Campus Ministry mengadakan sejumlah kegiatan lainnya, yaitu lomba dekorasi ruang, lumbung sembako dan donasi dana sampai 17 April 2026, serta donor darah di Student Center yang juga akan diadakan Jumat, 17 April 2026 mendatang. Melalui rangkaian perayaan ini, UKSW meneguhkan diri sebagai kampus multikultural dan kreatif yang terus menghidupi nilai kemanusiaan.

Kegiatan ini juga menjadi dukungan UKSW terhadap Asta Cita ke-8, yaitu memperkuat penyelarasan kehidupan yang harmonis dengan lingkungan, alam, dan budaya serta peningkatan toleransi antar umat beragama untuk mencapai masyarakat yang adil dan makmur. Selain itu, kegiatan ini merupakan wujud kontribusi UKSW terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) ke-10 yaitu berkurangnya kesenjangan dan SDGs ke-16 yaitu perdamaian, keadilan, dan kelembagaan yang tangguh).

Sebagai Perguruan Tinggi Swasta (PTS) terakreditasi Unggul, UKSW berdiri sejak 1956 dengan 15 fakultas dan 64 program studi dari jenjang D3 hingga S3, dengan 36 program studi berstatus Unggul dan A. Berlokasi di Salatiga, UKSW dikenal sebagai Kampus Indonesia Mini dan Creative Minority yang terus berperan sebagai agen perubahan bagi masyarakat. Salam Satu Hati UKSW!

WATCH / LISTEN LIVE
Radio Streaming