LIVE
Portal Berita & Informasi Terkini  •  Selamat Datang di ELISA News  •  Temukan Berita dan Agenda Terbaru  • 
Pererat Sinergi dengan Media, UKSW Gelar Media Gathering
Berita 18 April 2026

Pererat Sinergi dengan Media, UKSW Gelar Media Gathering

Rektor Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Profesor Intiyas Utami menghadiri acara media gathering bersama insan Pers yang diselenggarakan oleh UKSW pada Kamis (9/4/2026), bertempat di Grha Nusantara, Kampus UKSW Jalan Kartini. Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus penguatan kerja sama UKSW dengan media massa, khususnya di wilayah Salatiga dan Kabupaten Semarang. 

 

Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Kealumnian Profesor Yafet Yosafat Wilben Rissy juga turut menghadiri kegiatan ini. Dari pihak media, 18 wartawan yang mewakili media cetak, media online, televisi, dan radio dari Kota Salatiga serta Kabupaten Semarang ikut ambil bagian. Turut hadir juga Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Komunikasi Dr. Ir. Sri Suwartiningsih, M.Si., dan Ketua Center for the Study of Religion and Christian-Muslim Relations (CSR-CMR) Sumanto Al Qurtuby, Ph.D.

 

Dalam sambutannya, Profesor Intiyas Utami menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri dan Selamat Paskah kepada para wartawan yang hadir. Ia juga mengapresiasi dukungan media yang selama ini berperan penting dalam menyebarluaskan berbagai capaian UKSW.

 

“Terima kasih, dengan dukungan rekan wartawan kami dapat meraih Gold Winner untuk media sosial dan website dalam ajang Anugerah Diktisaintek di penghujung tahun lalu. Ini menjadi tantangan bagi kami ke depan, karena tanpa dukungan rekan wartawan, dunia luar tidak akan tahu kiprah UKSW,” ungkapnya.

 

Rektor UKSW menegaskan bahwa kampus membutuhkan peran media sebagai mitra strategis dalam diseminasi karya, inovasi, dan prestasi yang dihasilkan civitas academica.

 

“Kami membutuhkan dukungan teman-teman wartawan untuk menjadi bagian dari diseminasi karya-karya kami. Kami berharap hubungan UKSW dengan media dapat terjalin semakin erat ke depan,” lanjutnya.

 

Pada kesempatan tersebut, Profesor Intiyas Utami juga memaparkan sejumlah capaian UKSW selama kurang lebih tiga setengah tahun masa kepemimpinannya. Ia menyampaikan bahwa target akademik yang ditetapkan dalam periode tersebut telah menunjukkan hasil signifikan. Salah satu capaian utama adalah peningkatan jumlah Guru Besar. Dari target 20 Guru Besar, UKSW telah berhasil menambah 18 Guru Besar. Selain itu, jumlah program studi yang meraih akreditasi Unggul dan A juga meningkat tajam, dari semula 10 program studi menjadi 36 program studi.

 

Tidak hanya di tingkat nasional, UKSW juga telah mencatat prestasi pada pemeringkatan internasional. UKSW berhasil meraih bintang 3 Quacquarelli Symonds (QS) Star University Rating secara keseluruhan, bintang 5 untuk Employability dan Inclusiveness, serta masuk peringkat 153 di QS World University Ranking Asia Tenggara 2025. UKSW juga menembus 801–1.000 besar dunia di Times Higher Education (THE) Impact Rankings 2025. Saat ini, UKSW tengah mempersiapkan diri untuk melakukan submission pada QS Ranking, sebagai langkah memperkuat posisi UKSW di tingkat global.

 

Selaras dengan kebijakan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) tentang Kampus Berdampak, UKSW menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat, khususnya di wilayah Salatiga, Jawa Tengah, hingga Indonesia dengan program UKSW Berdampak

 

Melalui implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, UKSW telah mengembangkan program Salatiga Anti Stunting dan Smart Farming Anti Stunting. Program yang telah berjalan selama satu dekade ini turut mengantarkan UKSW meraih GENTING Award kategori Mitra Pentahelix Perguruan Tinggi dalam ajang “GENTING Collaboration Summit 2025”. Penghargaan tersebut merupakan bentuk pengakuan pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga. Selain itu, UKSW juga telah memiliki live laboratory di Blora dan Tomohon sebagai bentuk kontribusi nyata untuk menghadirkan solusi atas berbagai permasalahan yang dihadapi daerah.

 

Dalam media gathering kali ini, UKSW juga secara khusus menyajikan Innovation Corner Experience yang menyajikan inovasi sejumlah fakultas di UKSW. Inovasi yang ditampilkan kali ini adalah Mikoo : Mushroom Grow Kit dan Herbal Drink Jahe Lemon Inovasi Minuman Tradisional Rasa Kekinian dari Fakultas Pertanian dan Bisnis, Sabun Zerowa dan Lip Balm Skualea dari Fakultas Sains dan Matematika, Es Krim Yoghurt Kefir (YoKe) dari Fakultas Biologi, Sourdough Sandwich Bread dari Fakultas Ilmu Kesehatan, dan Smart IoT Kit dari Fakultas Teknik Elektronika dan Komputer. 

Kegiatan ini menegaskan komitmen UKSW dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) yakni poin ke-9 yaitu inovasi dan infrastruktur, dan poin ke-17 yaitu kemitraan untuk mencapai tujuan. Selain itu, kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen UKSW terhadap program Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Diktisaintek) Berdampak yang selaras dengan Asta Cita ke-4 yaitu penguatan sumber daya manusia (pendidikan, sains, teknologi, ekesehatan) dan poin ke-5 yaitu hilirisasi, inovasi, dan penguatan produktivitas ekonomi berbasis riset atau teknologi. 

Sebagai Perguruan Tinggi Swasta (PTS) terakreditasi Unggul, UKSW telah berdiri sejak 1956 dengan 15 fakultas dan 64 program studi di jenjang D3 hingga S3 dengan 36 prodi terakreditasi Unggul dan A. Terletak di Salatiga, UKSW dikenal dengan julukan Kampus Indonesia Mini, mencerminkan keragaman mahasiswanya yang berasal dari berbagai daerah. Selain itu, UKSW juga dikenal sebagai “Creative Minority” yang berperan sebagai agen perubahan dan inspirasi bagi masyarakat.  Salam Satu Hati UKSW!

WATCH / LISTEN LIVE
Radio Streaming